Syakhsiah di Dahulukan Pencapaian di Utamakan

Syakhsiah di Dahulukan Pencapaian di Utamakan

Ahad, 15 Julai 2012

ke-6,7 & 8

6. Puasa dan Al-Qur'an Akan Memberi Syafa'at Kepada Ahlinya di hari Kiamat

Rasulullah “ bersabda.
"Artinya : Puasa dan Al-Qur'an akan memberikan syafaat
kepada hamba di hari Kiamat, puasa akan berkata : "Wahai
Rabbku, aku akan menghalanginya dari makan dan syahwat,
maka berilah dia syafa'at karenaku". Al-Qur'an pun berkata
: "Aku telah menghalanginya dari tidur di malam hari,
maka berilah dia syafa'at karenaku" Rasulullah 
bersabda : Maka keduanya akan memberi syafa'at"

7. Puasa Sebagai Kafarat

Diantara keistimewaan puasa yang tidak ada dalam amalan lain adalah;Allah menjadikannya sebagai kafarat bagi orang yang memotong rambutkepalanya (ketika haji) karena ada udzur sakit atau penyakit di kepalanya,kaparat bagi yang tidak mampu memberi kurban, kafarat bagi pembunuh orang ka fir yang punya perjanjian karena membatalkan sumpah, atau yang membunuh binatang buruan di tanah haram dan sebagai kafarat zhihar.Akan jelas bagimu dalam ayat-ayat berikut ini.

Allah ber rman.
"Artinya : Dan sempurnkanlah olehmu ibadah haji danumrah karena Allah; maka jika kamu terkepung (terhalang
oleh musuh atau sakit), maka wajib menyembelih kurbanyang mudah didapat. Dan janganlah kamu mencukurrambut kepalamu, hingga kurban itu sampai ke tempatpenyembelihannya. Jika ada diantaramu yang sakit atauada gangguan di kepalanya (lalu ia bercu kur), maka wajibatasnya ber dyah, yaitu berpuasa atau bersedekah atauberkurbanApabila kamu telah (merasa) aman, maka bagi siapa mengerjakan umrah sebelum haji (di dalam bulan haji),(wajiblah ia menyembelih) kurban yang mudah di dapat.Tetapi jika ia tidak menemukan (binatang kurban atau tidakmampu), maka wajib berpuasa tiga hari dalam masa haji dantujuh hari (lagi) apabila kamu telah pulang kembali.Demikian itu (kewajiban membayar dyah) bagi orang-orangyang keluargannya tidak berada (di sekitar) Masjidil Haram(orang-orang yang bukan penduduk kota Makkah)dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah sangat
keras siksa-Nya" [Al-Baqarah : 196]

Allah juga ber rman.
"Artinya : Dan jika ia (si terbunuh) dari kaum (ka r) yangada perjanjian (damai) antara mereka dengan kamu, maka(hendaklah si pembunuh) membayar diat yang diserahkankepada keluarganya (si terbunuh) serta memerdekakan hambasahaya yang mukmin.Barangsiapa yang tidak memperolehnya, maka hendaklah (sipembunuh) berpuasa dua bulan berturut-turut sebagai carataubat kepada Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahuilagi Maha Bijaksana" [An-Nisaa' : 92]

"Artinya : Allah tidak menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpahmu yang tidak dimaksud (untuk bersumpah), tetapiDia menghukum kamu disebabkan sumpah-sumpah kamuyang kamu sengaja, maka kafarat (melanggar) sumpah ituialah memberi makan sepuluh orang miskin, yaitu darimakanan yang biasa kamu berikan kepada keluargamu, atau memberi pakaian kepada mereka atau memerdekakan seorang budak


Barangsiapa tidak sanggup melakukan yang demikian, makakafaratnya puasa selama tiga hari. Yang demikian ituadalah kafarat sumpah-sumpahmu bila kamu bersumpah (dankamu langgar). Dan jagalah sumpahmu. DemikianlahAllah menerangkan kepadamu hukum-hukum-Nya agar kamubersyukur (kepada-Nya)" [Al-Maidah : 89]

"Artinya : Orang-orang yang menzhihar isteri mereka kemudian mereka hendak menarik kembali apa yang mereka ucapkan,maka (wajib atasnya) memerdekakan seorang budak sebelumkedua suami istri itu bercampur.
  
Demikianlah yang diajarkan kepada kamu, dan Allah Maha
Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Barangsiapa yang tidak mendapatkan (budak), maka (wajib atasnya) berpuasa duabulan berturut-turut sebelum keduanya bercampur.
Maka siapa yang tidak kuasa (wajib atasnya) memberi makan enam puluh orang miskin. Demikianlah supaya kamu beriman
kepada Allah dan Rasul-Nya. Dan itulah hukum-hukumAllah, dan bagi orang-orang ka r ada siksaan yang sangat pedih" [Al-Mujaadiliah : 3-4]

Demikian pula, puasa dan shadaqah bisa menghapuskan tanah seorang pemuda dari harta, keluarga dan anaknya. Dari Hudzaifah Ibnul Yaman 

Rasulullah “ bersabda.
"Artinya : Fitnah pemuada dalam keluarga (isteri), harta dan
tetangganya, bisa dihapuskan oleh shalat, puasa dan shadaqah"

Rayyan Bagi Orang yang Puasa

Dari Sahl bin Sa'ad dari Nabi“ (bahwa beliau)
bersabda,
"Artinya : Sesungguhnya dalam syurga ada satu pintu yang disebut
dengan Rayyan, orang-orang yang puasa akan masuk di hari
kiamat nanti dari pintu tersebut, tidak ada orang selain mereka
yang memasukinya. Jika telah masuk orang terkahir yang puasa
ditutuplah pintu tersebut. Barangsiapa yang masuk akan minum, dan
barangsiapa yang minum tidak akan merasa haus untuk selamanya"

Ke-2,3,4,& 5

2.Memasukkan ke dalam syurga


Engkau telah tahu wahai hamba yang taat -mudah-mudahan Allahmemberimu tau k untuk mentaati-Nya, menguatkanmu dengan ruh dari-Nya- bahwa puasa menjauhkan orang yang mengamalkannya ke bagianpertengahan surga.

Dari Abu Umamah  katanya, "Aku berkata (kepada Rasulullah "Wahai Rasulullah, tunjukkan padaku suatu amalan yang boleh memasukkanku ke surga.? ; beliau menjawab : "Atasmu puasa, tidak ada (amalan) yang semisal dengan itu"


3.Pahala Orang Puasa Tidak Terbatas


4.Orang Puasa Punya Dua Kegembiraan.


5.Bau Mulut Orang Yang Puasa Lebih Wangi dari Baunya Misk


Dari Abu Hurairah  (bahwasanya)Rasulullah bersabda,


"Artinya : Semua amalan bani Adam untuknya kecuali puasa , karena puasa itu untuk-Ku dan Aku akan membalasnya, puasaadalah perisai, jika salah seorang dari kalian sedang berpuasajanganlah berkata keji dan berteriak-teriak, jika ada orang yangmencercanya atau memeranginya, maka ucapkanlah : 'Aku
sedang berpuasa' Demi dzat yang jiwa Muhammad di tangan-Nya, sesunguhnyabau mulut orang yangberpuasa lebih wangi di sisi Allah daripadabau misk.  Orang yang puasa mempunyai dua kegembiraan,jika berbuka mereka gembira, jika bertemu Rabbnya merekagembira karena puasa yang dilakukannya"



Di dalam riwayat Bukhari (disebutkan):
"Artinya : Meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karenapuasa untuk-Ku, dan Aku yang akan membalasnya, kebaikandibalas dengan sepuluh kali lipat yang semisal dengannya"



Di dalam riwayat Muslim:
"Artinya : Semua amalan bani Adam akan dilipatgandakan,kebaikan dibalas dengan sepuluh kali lipat yang semisaldengannya, sampai tujuh ratus kali lipat. Allah  ber rman:"Kecuali puasa, karena puasa itu untuk-Ku dan Akuyang akan membalasnya, dia (bani Adam) meninggalkansyahwatnya dan makanannya karena Aku"Bagi orang yang puasa ada dua kegembiraan; gembira ketikaberbuka dan gembira ketika bertemu Rabbnya. Sungguh baumulut orang yang puasa di sisi Allah adalah lebih wangi daripadabau Misk


Keutamaan dan kelebihan Puasa


Banyak sekali ayat yang tegas dan muhkam (qath'i) dalam Kitabullah yang mulia,
memberikan anjuran untuk puasa sebagai saranan untuk taqarrub kepada Allah dan juga menjelaskan keutamaan-keutamaannya, seperti firman Allah.



"Artinya : Sesungguhnya kaum muslimin dan muslimat, kaummukminin dan mukminat, kaum pria yang patuh dan kaum wanitayang patuh, dan kaum pria serta wanita yang benar (imannya)dan kaum pria serta kaum wanita yang sabar (ketaatannya), dankaum pria serta wanita yang khusyu', dan kaum pria serta wanita
yang bersedekah, dan kaum pria serta wanita yan berpuasa, dankaum pria dan wanita yang menjaga kehormatannya (syahwatbirahinya), dan kaum pria serta wanita yang banyak mengingatAllah, Allah menyediakan bagi mereka ampunan dan pahala yangbesar" [Al-Ahzab : 35]



Dan rman Allah.
"Artinya : Dan kalau kalian puasa, itu lebih baik bagi kalian kalau kalian mengetahuinya" [Al-Baqarah : 184]


1)Puasa sebagai perisai




Rasulullah  menyuruh orang yang sudah kuat syahwatnyadan belum mampu untuk menikah agar berpuasa, menjadikannya sebagaiwijaa'  bagi syahwat ini, karena puasa menahan kuatnya anggota badan
hingga bisa terkontrol, menenangkan seluruh anggota badan, serta seluruhkekuatan (yang jelek) ditahan hingga bisa taat dan dibelenggu dengan belenggu puasa.

Telah jelas bahwa puasa memiliki pengaruh yang menakjubkan dalammenjaga anggota badan yang dhahir dan kekuatan bathin. Oleh karena itu Rasulullah bersabda.



"Artinya : Wahai sekalian para pemuda, barangsiapa di antarakalian telah mampu ba'ah 3 hendaklah menikah, karena menikah lebih menundukkan pandangan, dan lebih menjaga kehormatan.
Barangsiapa yang belum mampu menikah, hendaklah puasakarena puasa merupakan wijaa' (pemutus syahwat) baginya"



Rasulullah  telah menjelaskan bahwa surga diliputi denganperkara-perkara yang tidak disenangi, dan neraka diliputi dengansyahwat. Jika telah jelas demikian -wahai muslim- sesungguhnya puasa
itu menghancurkan syahwat, mematahkan tajamnya syahwat yang bisamendekatkan seorang hamba ke neraka, puasa menghalangi orang yangpuasa dari neraka.Oleh karena itu banyak hadits yang menegaskan bahwa puasa adalahbenteng dari neraka, dan perisai yang menghalangi seseorang dari neraka.


Bersabda Rasulullah

"Artinya : Tidaklah seorang hamba yang puasa di jalan Allah
kecuali akan Allah jauhkan dia (karena puasanya) dari nerakasejauh tujuh puluh musim" 
Rasulullah “ bersabda.
"Artinya : Puasa adalah perisai, seorang hamba berperisaidengannya dari api neraka" 


Dan Rasulullah  bersabda.
"Artinya : Barangsiapa yang berpuasa sehari di jalan Allah maka di antara dia dan neraka ada parit yang luasnya seperti antara langit dan bumi





Perbuatan dan Perkara yg Wajib Ditinggalkan Oleh Orang yg Berpuasa


Diwajibkan atas orang yang berpuasa untuk meninggalkan makan, minum dan hubungan
seksual. Hal ini tentunya sangat dimaklumi berdasarkan firman Allah :

“Dan makan dan minumlah kalian hingga nampak bagi kalian benang putih dari benang hitam
yaitu fajar, kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai malam.”

Dan dalam hadits Abi Hurairah radhiyallahu ‘anhu riwayat Al-Bukhary dan Muslim, Rasulullah
shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam menegaskan :


“Setiap amalan Anak Adam kebaikannya dilipatgandakan menjadi sepuluh sampai tujuh ratus
kali lipat. Allah Ta’ala berfirman : “Kecuali puasa, sesungguhnya ia adalah (khusus) bagi-Ku
dan Aku yang akan memberikan pahalanya, ia (orang yang berpuasa) meninggalkan
syahwatnya dan makanannya karena Aku.” (Lafazh hadits bagi Imam Muslim)

Diwajibkan meninggalkan perkataan dusta, makan harta riba dan mengadu domba.
Juga diharuskan meninggalkan segala perkara yang sia-sia dan tidak berguna.

Dua perkara di atas berdasarkan dalil-dalil umum akan larangan melakukan perkara-perkara di
atas, dan secara khusus menyangkut puasa Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa
sallam telah menjelaskan dalam hadits Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu riwayat Al-Bukhary :
'
“Siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan beramal dengannya maka Allah tidak
ada hajat/keperluan padanya apabila ia meninggalkan makan dan minumnya (yaitu pada
puasanya, .)

Dan juga dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu riwayat Ibnu Khuzaimah dengan sanad
yang hasan, Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam menegaskan :

  “Bukanlah puasa itu sekadar (menahan) dari makan dan minumannya, namun puasa itu
hanyalah (menahan) dari perbuatan sia-sia dan tidak berguna.”

 Meninggalkan puasa wishol.

Puasa wishol artinya menyambung puasa dua hari berturut-turut atau lebih tanpa berbuka.

Puasa wishol adalah haram atas umat ini kecuali bagi Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi
wa sallam menurut pendapat yang paling kuat di kalangan para ‘ulama.

Hal tersebut berdasarkan hadits Abdullah bin ‘Umar, Abu Hurairah, ‘Aisyah dan Anas bin Malik
radhiyallahu ‘anhum riwayat Al-Bukhary dan Muslim. Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi
wa sallam menyatakan :


“Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam melarang dari puasa wishol, maka para
sahabat berkata : “Sesungguhnya engkau melakukan wishol?”. Beliau menjawab :
“Sesungguhnya saya tidak seperti kalian saya diberi (kekuatan) makan dan minum.”